Ketika Kami di USIA DINI Kalian pagari dengan tayangan kebebasan..
Para Perelman yang tak punya kehormatan Mengumbar aurat dan bangga..
Bangga dengan maksiat Bebas berbuat..
laki-laki dan perempuan Tak ada batasan saling merusak kesucian Kalian sebut ini kemodernan??
Propaganda menyesatkan kalian cekoki kami Tentang ibu yang tak perlu taat suami..
Tentang Ayah yang tak harus jadi wali Tentang harus serupa perempuan laki-laki..
Tentang semua agama yang sama tinggi Padahal kami generasi penerus risalah Para Nabi..
Kalian telah rusak karakter-karakter keislaman kami
Wahai Bapak-bapak Pemimpin kami Selamatkan hidup kami Seluruh remaja negeri ini Dari Gelombang Kehancuran,Dari Nista Dunia dan Siksa Neraka..
Ketika Kami MENJELANG BALIGH Kalian jauhkan kami dari al-Qur’an Kitab Suci Mulia, sumber utama pendidikan Wahyu Surga..
Hingga kami tak kenal Keagungan Rabb Agung Allah pencipta manusia, alam semesta dan kehidupan dunia akhirat..
Kalian tanamkan bahwa asal usul manusia berawal dari protein yang menjelma menjadi hewan melata..
Kalian ajarkan materi tak dapat diciptakan dan tak dapat dimusnahkan..
Kalian katakan kehidupan adalah reaksi sempurna unsur-unsur alam Dimana tak ada Allah yang boleh berperan mengatur manusia yang Ia ciptakan..
Lalu kalian kenalkan ide kebebasan mengatur hidup kami Dengan UU dan hukum yang telah kalian buat sendiri lalu campakkan kami dari Syariat Agung Pencipta kami Di atas jargon Kebebasan demokrasi basi..
Kamipun dibiarkan hidup bebas tak terikat Tak ada beban walau tinggalkan sholat..
Tak masalah walau umbar auratTak peduli hidup kami hanya untuk kesenangan sesaat..
Kalian cekoki kami dengan paham liberal hedonisme bebal..
Kalian sediakan kontrasepsi Agar seks bebas tak kami takuti..
sambil larang kami menikah diniWalau di usia yang Allah ijini..
Kalian sarankan kami untuk berzina dengan kondomisasi..
Wahai Ayah-Ibu..
Wahai Guru-guru..
Wahai Bapak-bapak Pemimpin kami selamatkan hidup kami Seluruh remaja negri ini..
Dari Gelombang Kehancuran,Dari Nista Dunia dan Siksa Neraka...
Ketika noda mencederai kehormatan dan terjadi Kehamilan..
Kalian menyebutnya Kehamilan tak Diinginkan..
Kalian ajarkan membunuh janin-janin bukan suatu kesalahan..
Dengan UU yang membolehkan Aborsi yang kalian legalkan..
Dan UU Kesehatan Reproduksi Remaja produksi setan dan KINI..
Jadilah kami para pezina..
Jadilah kami pembunuh janin-janin yang meronta..
Kami pun lari ke lingkar Narkoba..
Terjangkit penyakit-penyakit berbahaya..
Merusak akal, fisik, masa depan dan jiwa..
Saat itulah kami menyaksikan dengan merana..
Jaringan Iblis Liberal tertawa..
Wahai anak cucu Adam, selamat menjadi bahan bakar Neraka !
26 Feb 2011
7 Feb 2011
TIPS UNTUK FREESTYLE BUAT PEMULA
Skill freestyle merupakan satu kemampuan seorang emcee yang jadi bukti utama kepiawaiannya dalam melantunkan rap. Di amerika, banyak rapper terkenal yang belum tentu bisa freestyle, tapi nggak sedikit freestyler yang nggak bisa buat lagu dengan bagus.
Pada dasarnya freestyle adalah mengimprovisasikan rap secara spontan. Bisa dengan mempersiapkan guideline freestyle sebelumnya, atau langsung off the top of your head.
Tips ini dimaksudkan buat pemula, jadi kalau abis baca tips ini dan masih kalah freestyle, jangan salahin yang nulis ya… hehehe.
Oh satu lagi, kemampuan freestyle bukan patokan bahwa elo bakal sukses dalam berkarir. Dalam membuat sebuah lagu rap yang bagus banyak aspek yang penting untuk dipertimbangkan sebelum menulis. Dan layaknya penulis buku yang jago juga nggak bakal ‘freestyle’ dalam menulis. Akan banyak revisi dan perbaikan di sana sini. Tapi sudahlah, lets focus di freestyle.
Berikut beberapa poin penting bagi para pemula:
1. Mulailah dengan lirik yang simple. Lupakan metaphor, syllable dan segala semelekete macem-macem yang ribet. Namanya pemula, kalo elo harus ngomong secara spontan (tanpa ditulis) pasti susah sekali untuk bisa punya pilihan kata-kata super smart.
Misalnya begini:gue ngerap masih asal yang penting ngomong halal sambil makan sambalkaki nggak pake sandal
Gampang kan? Nggak pake kata-kata ribet. Apa yang terlintas di kepala yang ringan-ringan elo lantunkan aja.2. Mentok? Jalan terus. Lo bakal salah ngomong, lo bakal nggak ngerhyme, lo bakal mentok… lanjut aja! Jangan sampe berhenti. Walau terasa kacau, jangan malu.. namanya juga masih pemula. Mau ngapainpun dalam hidup untuk sukses/berhasil, perlu proses. Dan kesalahan elo adalah proses elo.
Contoh:Bacot seadanya yang gampang Ngerap gue masih gambreng Eh.. salah deh.. masih rombeng Namanya juga rapper sedeng…
Elo juga bisa nyiapin lirik selipan. Bentuknya berupa sepenggal lirik yang elo hapalin dan bisa dikeluarin waktu lagi buntu. Kaya “haha, berkata tanpa terbata/ ucapkan lirik tanpa latah/…” yang udah dihapalin, disambung dengan lanjutan freestyle elo. Cari kata-kata selipan yang jadi karakter elo sendiri. Tapi inget, jangan terlalu sering dipake kalo lagi freestyle. Lama-lama pasti dikenali sama yang ndengerin.3. Berpikir selangkah di depan repetan lidah elo. Ini emang sulit, dan perlu banyak latihan. Tapi bayangin kalau elo mau freestyle dengan kalimat pembukaKalo ngerap isi lirik gue yang paling dalem
Berarti elo udah memutuskan untuk pakai kata-kata yang rhyme dengan ‘dalem’
Bisa kalem, palem, malem.
Berarti satu bait lirik freestyle elo bisa kayakKalo ngerap isi lirik gue yang paling dalem Bukan lirik hapalan yang dibuat tadi malem Gaya santai kayak di pantai pohon palem Freestyle gue dari pagi lanjut sampai malem
Jadi inget, kunci utama freestyle yang baik adalah berpikir sigap, balapan dengan lidah elo. Emang balapan antara otak lawan otot lidah/bibir...
4. Up to date dalam freestyle! Berarti elo melantunkan freestyle sambil memperhatikan kondisi di sekitar elo. Entah lawan battle elo yang pake baju/aksesoris tertentu, atau suasana di sekitar elo. Bisa juga masukin hal-hal yang aktual dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya gue lagi battle lawan orang yang kurus dan tinggi, di pinggir jalan, di hari-hari seperti sekarang ini lah…Entah kenapa sekarang gue harus buang-buang lirik Sambil buang-buang waktu battle ama tiang listrik Banyak berkoar seperti klakson di jalan rayaSeperti pejabat DPR, lo nggak bisa dipercaya
Dijamin lawan ciut, yang nonton lompat-lompat kegirangan kalo elo bisa bales dengan tepat pada sasaran dan up to date dengan situasi kondisi sekarang dan isu-isu yang sedang beredar.
5. Tulis lirik sebanyaknya! Bukan menulis buat dihapalin pas freestyle, tapi tulis lirik rap aja. Dengan banyak menulis lirik rap, elo juga menambah kosakata, dan melatih teknik repetan khas diri elo sendiri. Pada dasarnya, dengan kita menulis, kita juga melatih rap kita. Dan seperti mau lomba atau apapun juga.. kita mesti banyak latihan untuk jadi yang terbaik!
Pada dasarnya freestyle adalah mengimprovisasikan rap secara spontan. Bisa dengan mempersiapkan guideline freestyle sebelumnya, atau langsung off the top of your head.
Tips ini dimaksudkan buat pemula, jadi kalau abis baca tips ini dan masih kalah freestyle, jangan salahin yang nulis ya… hehehe.
Oh satu lagi, kemampuan freestyle bukan patokan bahwa elo bakal sukses dalam berkarir. Dalam membuat sebuah lagu rap yang bagus banyak aspek yang penting untuk dipertimbangkan sebelum menulis. Dan layaknya penulis buku yang jago juga nggak bakal ‘freestyle’ dalam menulis. Akan banyak revisi dan perbaikan di sana sini. Tapi sudahlah, lets focus di freestyle.
Berikut beberapa poin penting bagi para pemula:
1. Mulailah dengan lirik yang simple. Lupakan metaphor, syllable dan segala semelekete macem-macem yang ribet. Namanya pemula, kalo elo harus ngomong secara spontan (tanpa ditulis) pasti susah sekali untuk bisa punya pilihan kata-kata super smart.
Misalnya begini:gue ngerap masih asal yang penting ngomong halal sambil makan sambalkaki nggak pake sandal
Gampang kan? Nggak pake kata-kata ribet. Apa yang terlintas di kepala yang ringan-ringan elo lantunkan aja.2. Mentok? Jalan terus. Lo bakal salah ngomong, lo bakal nggak ngerhyme, lo bakal mentok… lanjut aja! Jangan sampe berhenti. Walau terasa kacau, jangan malu.. namanya juga masih pemula. Mau ngapainpun dalam hidup untuk sukses/berhasil, perlu proses. Dan kesalahan elo adalah proses elo.
Contoh:Bacot seadanya yang gampang Ngerap gue masih gambreng Eh.. salah deh.. masih rombeng Namanya juga rapper sedeng…
Elo juga bisa nyiapin lirik selipan. Bentuknya berupa sepenggal lirik yang elo hapalin dan bisa dikeluarin waktu lagi buntu. Kaya “haha, berkata tanpa terbata/ ucapkan lirik tanpa latah/…” yang udah dihapalin, disambung dengan lanjutan freestyle elo. Cari kata-kata selipan yang jadi karakter elo sendiri. Tapi inget, jangan terlalu sering dipake kalo lagi freestyle. Lama-lama pasti dikenali sama yang ndengerin.3. Berpikir selangkah di depan repetan lidah elo. Ini emang sulit, dan perlu banyak latihan. Tapi bayangin kalau elo mau freestyle dengan kalimat pembukaKalo ngerap isi lirik gue yang paling dalem
Berarti elo udah memutuskan untuk pakai kata-kata yang rhyme dengan ‘dalem’
Bisa kalem, palem, malem.
Berarti satu bait lirik freestyle elo bisa kayakKalo ngerap isi lirik gue yang paling dalem Bukan lirik hapalan yang dibuat tadi malem Gaya santai kayak di pantai pohon palem Freestyle gue dari pagi lanjut sampai malem
Jadi inget, kunci utama freestyle yang baik adalah berpikir sigap, balapan dengan lidah elo. Emang balapan antara otak lawan otot lidah/bibir...
4. Up to date dalam freestyle! Berarti elo melantunkan freestyle sambil memperhatikan kondisi di sekitar elo. Entah lawan battle elo yang pake baju/aksesoris tertentu, atau suasana di sekitar elo. Bisa juga masukin hal-hal yang aktual dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya gue lagi battle lawan orang yang kurus dan tinggi, di pinggir jalan, di hari-hari seperti sekarang ini lah…Entah kenapa sekarang gue harus buang-buang lirik Sambil buang-buang waktu battle ama tiang listrik Banyak berkoar seperti klakson di jalan rayaSeperti pejabat DPR, lo nggak bisa dipercaya
Dijamin lawan ciut, yang nonton lompat-lompat kegirangan kalo elo bisa bales dengan tepat pada sasaran dan up to date dengan situasi kondisi sekarang dan isu-isu yang sedang beredar.
5. Tulis lirik sebanyaknya! Bukan menulis buat dihapalin pas freestyle, tapi tulis lirik rap aja. Dengan banyak menulis lirik rap, elo juga menambah kosakata, dan melatih teknik repetan khas diri elo sendiri. Pada dasarnya, dengan kita menulis, kita juga melatih rap kita. Dan seperti mau lomba atau apapun juga.. kita mesti banyak latihan untuk jadi yang terbaik!
15 Jan 2011
APOLOGI SEDERHANA LIKA-LIKU BINATANG
di tempat saya SD dulu, kucing disebut binatang yang "malati" atau binatang yang pamali kalok disiksa dengan seksama....
itu alasan mengapa di catatan ini seekor kucing diberikan kata ganti beliau...
saya pernah khilaf mengolesi balsam dipantat beliau atas ajaran anak sebelah, itu adalah show spektakuler binatang yang pernah saya saksikan, dengan tangan di bungkus plastik yang sudah diolesi balsam, maka tinggal di gosok ke pantatnya dan beliau akan lari secepat peluru hingga pada jarak tertentu kemudian berhenti untuk menggosok-gosokkan pantatnya di tanah....
sungguh itu menjadi penyesalan yang luar biasa buat saya, meskipun seru, jangan pernah ditiru...
atas referensi yang ada, saya tau kalau kucing (felis silvestris catus) tidak nyaman dengan air dingin, kalau tangan anda barusan dicuci di wastafel dan anda memberikan sekepretan tangan basah ke wajah seekor kucing yang sedang mengaso, beliau pasti bangkit seketika itu jua dan langsung ngibrit, apalagi kalau disembur air kumur, parahnya mengolesi balsam dipantat beliau, tapi yang terakhir ini jahat sekali, baiknya jangan dilakukan, bagaimana pun menjengkelkannya beliau meneror...
kucing juga makhluk Sang Pencipta, yang tak dapat anda rangkum ke dalam konsep dosa...
lha iya dong, masak kucing punya dosa, meski beliau mencuri tenggiri bakar lezat terakhir dari meja makan niscaya beliau tetap saja tak menunjukkan wajah berdosa...
geometri wajah beliau lebih menyerupai ekspresi datar, bukan senyum, bukan sedih, rata dan dingin saja karena beliau tak berbibir, dan bulu menutupi seluruh kerut wajahnya..
mungkin berparas culas, kalau ujung luar matanya agak naik ke atas, namun percayalah, kucing yang nyolong menu anda harus dianggap ringan saja: beliau cuma sedang kelaparan..
manusia yang mencuri karena lapar saja wajib ditolerir, tidak boleh dipotong tangannya oleh otoritas sealim apa pun...
jadi, mohon jangan terapkan dosa buat kucing...
hewan tidak dapat membaca, tak punya skala nilai dan tak punya KTP berkolom agama...
hewan adalah hewan dan manusia tetap manusia....
jangan memperhewankan insan, masalahnya dulu ada wartawan Irak yang mbededeg sekali sama bush dan dia mengumpat, “Hewan anu luh, Bush!” lalu melempar sepatu (tapi sayang dua-duanya tak mengena)...
nah kalau bush hewan, dia terbebas dari social-sin pembantaian dan pengibulan seluruh dunia, dong, enak saja...
lihatlah, anjing itu binatang setia, berkali-kali serial dokumenter 911 menayangkan kisah anjing penyelamat, jangan maki orang pake nama hewan itu....
buaya juga, secara ilmu biologi, dia termasuk reptil penganut monogami, kawin cuma sekali (binatang paling setia sama pasangannya) trus kenapa kalo pria selingkuh identik sama buaya?? heran, orang endonesa emang bebal-bebal ya....
nah intinya, untuk kepentingan kemanusiaan secara umum, mari kita jauhi budaya menghewan-hewankan orang, tegaskan bahwa orang yang anda benci bukan kodok, bukan kucing, bukan hewan, dia cuma seekor setan...
di catatan selanjutnya sebenarnya saya masih gatal untuk mengulas hal serupa tentang anatomi tubuh manusia yang dianggap sangat kasar ketika diucapkan apalagi diselipkan di lagu, tapi percuma, beberapa orang "tertib" matanya sudah benar-benar dibutakan sikap "feodal dan arogan" keluarga baik-baik......
ok... kucing sudah berlalu, kucing pasti berlalu, ketika semua orang akhirnya siuman, dunia pun kembali bekerja bergegas-gegas tak kenal perikehewanan dan pribadi rakus enggan berkaca....
itu alasan mengapa di catatan ini seekor kucing diberikan kata ganti beliau...
saya pernah khilaf mengolesi balsam dipantat beliau atas ajaran anak sebelah, itu adalah show spektakuler binatang yang pernah saya saksikan, dengan tangan di bungkus plastik yang sudah diolesi balsam, maka tinggal di gosok ke pantatnya dan beliau akan lari secepat peluru hingga pada jarak tertentu kemudian berhenti untuk menggosok-gosokkan pantatnya di tanah....
sungguh itu menjadi penyesalan yang luar biasa buat saya, meskipun seru, jangan pernah ditiru...
atas referensi yang ada, saya tau kalau kucing (felis silvestris catus) tidak nyaman dengan air dingin, kalau tangan anda barusan dicuci di wastafel dan anda memberikan sekepretan tangan basah ke wajah seekor kucing yang sedang mengaso, beliau pasti bangkit seketika itu jua dan langsung ngibrit, apalagi kalau disembur air kumur, parahnya mengolesi balsam dipantat beliau, tapi yang terakhir ini jahat sekali, baiknya jangan dilakukan, bagaimana pun menjengkelkannya beliau meneror...
kucing juga makhluk Sang Pencipta, yang tak dapat anda rangkum ke dalam konsep dosa...
lha iya dong, masak kucing punya dosa, meski beliau mencuri tenggiri bakar lezat terakhir dari meja makan niscaya beliau tetap saja tak menunjukkan wajah berdosa...
geometri wajah beliau lebih menyerupai ekspresi datar, bukan senyum, bukan sedih, rata dan dingin saja karena beliau tak berbibir, dan bulu menutupi seluruh kerut wajahnya..
mungkin berparas culas, kalau ujung luar matanya agak naik ke atas, namun percayalah, kucing yang nyolong menu anda harus dianggap ringan saja: beliau cuma sedang kelaparan..
manusia yang mencuri karena lapar saja wajib ditolerir, tidak boleh dipotong tangannya oleh otoritas sealim apa pun...
jadi, mohon jangan terapkan dosa buat kucing...
hewan tidak dapat membaca, tak punya skala nilai dan tak punya KTP berkolom agama...
hewan adalah hewan dan manusia tetap manusia....
jangan memperhewankan insan, masalahnya dulu ada wartawan Irak yang mbededeg sekali sama bush dan dia mengumpat, “Hewan anu luh, Bush!” lalu melempar sepatu (tapi sayang dua-duanya tak mengena)...
nah kalau bush hewan, dia terbebas dari social-sin pembantaian dan pengibulan seluruh dunia, dong, enak saja...
lihatlah, anjing itu binatang setia, berkali-kali serial dokumenter 911 menayangkan kisah anjing penyelamat, jangan maki orang pake nama hewan itu....
buaya juga, secara ilmu biologi, dia termasuk reptil penganut monogami, kawin cuma sekali (binatang paling setia sama pasangannya) trus kenapa kalo pria selingkuh identik sama buaya?? heran, orang endonesa emang bebal-bebal ya....
nah intinya, untuk kepentingan kemanusiaan secara umum, mari kita jauhi budaya menghewan-hewankan orang, tegaskan bahwa orang yang anda benci bukan kodok, bukan kucing, bukan hewan, dia cuma seekor setan...
di catatan selanjutnya sebenarnya saya masih gatal untuk mengulas hal serupa tentang anatomi tubuh manusia yang dianggap sangat kasar ketika diucapkan apalagi diselipkan di lagu, tapi percuma, beberapa orang "tertib" matanya sudah benar-benar dibutakan sikap "feodal dan arogan" keluarga baik-baik......
ok... kucing sudah berlalu, kucing pasti berlalu, ketika semua orang akhirnya siuman, dunia pun kembali bekerja bergegas-gegas tak kenal perikehewanan dan pribadi rakus enggan berkaca....
TUTUR CELA
saya suka suasana kayak di daerah siantan, ada semua orang Indonesia ngumpul disana..
anda dapat belajar memaki dalam semua bahasa etnik.. Dari ah ngent*t luh, tail*so mi, jianc*k kon.. butomu p*nte’ amak ‘ang.. shilitmu mleke’... l*bang pukiii.. yang wajar diucap tanpa tendensi gangguan etika diplomasi, samasekali tidak merugikan orang lain...dibanding para hamba Tuhan yang tutur katanya lembut, buckingham banget, masuk PNS nyogok, janji caleg yang ingkar, iklan komersil menyesatkan, di bombardir media gampang kepancing, suka ngumpulin koin prita daripada koin dhuafa, disekitarnya banyak penyakit masyarakat namun tenang dan lebih sibuk ngurusin tukang maki.. hauahahaha.... munafiknyaaa.....
mana yang lebih kotor??? hah?? manaaa???
pertanyaan penting satu lagi:
apa saja dampak-dampak buruk antara omong jorok dan omongan si manis madu namun ingkar dan skala merugikannya besar?
Jika diperbandingkan, mana yang lebih membahayakan kesejahteraan jiwa raga manusia?
sekali lagi saya sih setuju-setuju saja, dengan tata-krama dan aturan pergaulan menyangkut perihal tabu dalam berbicara...
tapi hanya sepanjang ia tak dijadikan meteran baku satu-satunya, sepanjang tata-krama itu tak menghalangi ekspresi alamiah yang murni, dan selama ia tak diperalat menjadi perangkat pengukur moralitas di dalam inti kepribadian manusia.
pahami benar-benar dong, reaksi jijik dan muak yang berlebihan terhadap omongan jorok bisa jadi merupakan gejala awal sakit jiwa feodal, sakit jiwa religi dan segala varietasnya, ngaca dong, dunia yang demikian katro, niscaya ada lebih banyak objek lain yang lebih rasional untuk dijadikan sasaran rasa jijik dan muak anda...
harusnya muaklah sama koruptor, buka saya... bener-beneeeerr....
rugi kalau memupuk sinisme dan superioritas moral buat hal-hal ngga penting (kebiasaan orang indonesia banget ini)..
sejauh ini saya memaki belum ada korban berjatuhan, kelaparan, tertipu, dan terbunuh..
yang merasa dirugikan mungkin saja adalah orang ber intelejensia tinggi namun imajinasinya tiarap di tanah...
melihat dunia hitam-putih saja.. kasihan....
Jadi, jangan gampang bilang, "Yakh, tuh orang kotor banget bicaranya, sekolah ngga, sih? nonton sinetron hidayah ngga sih? Ngga takut diazab, apa? Mulut jenasah luka bakar tingkat 3.. kita khan harus bermulut manis, manajemen kalbu, kasih, sayang, jagalah hati, diajarin dirumah gak sih.?? saya pikir lama-lama yang gemar berkampanye demikian itu pendusta, karena tidak ada kebenaran yang absolut...
demikian terimakasih, pukimak !!!!
anda dapat belajar memaki dalam semua bahasa etnik.. Dari ah ngent*t luh, tail*so mi, jianc*k kon.. butomu p*nte’ amak ‘ang.. shilitmu mleke’... l*bang pukiii.. yang wajar diucap tanpa tendensi gangguan etika diplomasi, samasekali tidak merugikan orang lain...dibanding para hamba Tuhan yang tutur katanya lembut, buckingham banget, masuk PNS nyogok, janji caleg yang ingkar, iklan komersil menyesatkan, di bombardir media gampang kepancing, suka ngumpulin koin prita daripada koin dhuafa, disekitarnya banyak penyakit masyarakat namun tenang dan lebih sibuk ngurusin tukang maki.. hauahahaha.... munafiknyaaa.....
mana yang lebih kotor??? hah?? manaaa???
pertanyaan penting satu lagi:
apa saja dampak-dampak buruk antara omong jorok dan omongan si manis madu namun ingkar dan skala merugikannya besar?
Jika diperbandingkan, mana yang lebih membahayakan kesejahteraan jiwa raga manusia?
sekali lagi saya sih setuju-setuju saja, dengan tata-krama dan aturan pergaulan menyangkut perihal tabu dalam berbicara...
tapi hanya sepanjang ia tak dijadikan meteran baku satu-satunya, sepanjang tata-krama itu tak menghalangi ekspresi alamiah yang murni, dan selama ia tak diperalat menjadi perangkat pengukur moralitas di dalam inti kepribadian manusia.
pahami benar-benar dong, reaksi jijik dan muak yang berlebihan terhadap omongan jorok bisa jadi merupakan gejala awal sakit jiwa feodal, sakit jiwa religi dan segala varietasnya, ngaca dong, dunia yang demikian katro, niscaya ada lebih banyak objek lain yang lebih rasional untuk dijadikan sasaran rasa jijik dan muak anda...
harusnya muaklah sama koruptor, buka saya... bener-beneeeerr....
rugi kalau memupuk sinisme dan superioritas moral buat hal-hal ngga penting (kebiasaan orang indonesia banget ini)..
sejauh ini saya memaki belum ada korban berjatuhan, kelaparan, tertipu, dan terbunuh..
yang merasa dirugikan mungkin saja adalah orang ber intelejensia tinggi namun imajinasinya tiarap di tanah...
melihat dunia hitam-putih saja.. kasihan....
Jadi, jangan gampang bilang, "Yakh, tuh orang kotor banget bicaranya, sekolah ngga, sih? nonton sinetron hidayah ngga sih? Ngga takut diazab, apa? Mulut jenasah luka bakar tingkat 3.. kita khan harus bermulut manis, manajemen kalbu, kasih, sayang, jagalah hati, diajarin dirumah gak sih.?? saya pikir lama-lama yang gemar berkampanye demikian itu pendusta, karena tidak ada kebenaran yang absolut...
demikian terimakasih, pukimak !!!!
Langganan:
Komentar (Atom)
